SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
Teori Talcott Parsons
October 15th, 2011 by aldoranuary26

TEORI TALCOTT PARSONS

Ulasan mengenai ajaran-ajaran pokok Talcott Parsons, tidak dapat dilepaskan dari aliran fungsionalisme dalam sosiologi. Konsep masyarakat sebagai organisme memperkenalkan tiga asumsi yang menjadi ciri aliran fungsionalisme dalam sosiologi, yakni :

  1. Realitas sosial dipandang atau divisualisasikan sebagai suatu sistem.
  2. Proses suatu sistem hanya dapat dipahami dalam kerangka hubungan timbal-balik antara bagian-bagiannya.
  3. Sebagaimana halnya dengan suatu organisme, suatu sistem terikat pada proses-proses tertentu yang bertujuan untuk mempertahankan integritas dan batas-batasnya.

Dengan demikian nyatalah, betapa pentingnya  untuk memahami struktur dan proses sosial secara memadai. Walaupun demikian, oleh karena ke tiga ciri itu dipengaruhi oleh analogi organismik, banyak masalah biologis yang tidak terungkap dalam teori-teori sosiologis. Dalam bentuknya yang paling ekstrim, teori-teori fungsional mencakup konsep-konsep, sebagai berikut :

  1. Sebagai sistem yang terikat dan terbatas, masyarakat mengatur dirinya sendiri dan cenderung menjadi suatu sistem yg tetap serta serasi
  2. Sebagai suatu sistem yg mengatur dirinya sendiri yang sama dengan suatu organisme, masyarakat mungkin mempunyai berbagai kebutuhan dasar yang harus dipenuhi, apabila keserasiannya ingin dipertahankan
  3. Analisa sosiologis terhadap sistem yang mengatur dirinya sendiri dengan segala kebutuhannya harus dipusatkan pada fungsi bagian-bagian sistem dalam memenuhi kebutuhan dan memelihara keserasiannya
  4. Dalam sistem-sistem dengan berbagai kebutuhan, mungkin tipe-tipe struktur tertentu harus ada untuk menjamin ketahanannya.

Pada tahun 1937 Talcott Parsons menerbitkan bukunya The Structure of Social Action, yang merupakan hasil karya utamanya. Dalam buku tersebut Parsons mengembangkan realisme analitis untuk menyusun teori sosiologi. Ciri khas analitis Parsons adalah, usahanya untuk menerapkan konsep-konsep abstrak itu dalam analisa sosiologis.

sumber : Talcott Parsons – Soerjono Soekanto


Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

*
= 5 + 2

»  Substance:WordPress   »  Style:Ahren Ahimsa