SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
Meningkatkan Peranan Kaum Wanita
January 5th, 2011 by aldoranuary26

Tuhan menciptakan manusia, pria dan wanita. Tuhan menghendaki manusia, baik wanita maupun pria, untuk bersatu, saling menghargai, saling membantu, dan saling melengkapi karena pria dan wanita diciptakan sederajat. Tapi, masih banyak manusia di dunia ini yang masih meremehkan dan menganggap rendah para wanita. Hal seperti ini seharusnya tidak terjadi karena manusia diciptakan sederajat. Wanita memang diciptakan dengan sikap yang lembut dan lemah gemulai. Tapi, itu tidak berarti bahwa wanita merupakan makhluk yang lemah.

Meremehkan serta menganggap rendah para wanita sangat terlihat pada saat ini. Banyak pria yang merasa bahwa wanita lebih baik bekerja di dapur dan wanita tidak bisa melakukan tugas atau kegiatan yang biasa dilakukan oleh pria. Zaman dahulu, wanita tidak boleh bersekolah, seperti para pria. Wanita hanya boleh menjaga rumah atau hanya sekedar memasak di dapur serta membereskan rumah. Hal ini merupakan suatu pandangan yang salah. Melihat keadaan itu, R . A . Kartini langsung bertindak. Beliaulah yang membuat martabat wanita kembali dihargai dengan kumpulan surat-surat dan buku-buku karangannya. Ia mengenalkan istilah emansipasi wanita, yaitu sebuah hak dimana martabat pria dan wanita kembali menjadi sederajat. Karena jasa R . A . Kartinilah sekarang kedudukan pria dan wanita kembali sederajat walaupun masih banyak kondisi dimana wnita selalu direndahkan dan diremehkan. Namun dengan adanya emansipasi wanita ini, wanita mulai mengerti akan haknya dan mulai mempertahankannya.

Sejak saat itu, pria mulai lebih menghargai dan menerima wanita. Wanita diperbolehkan bersekolah, mengikuti kegiatan pengembangan diri seperti menjahit, melukis, memasak, dll. Banyak pula wanita yang sekarang melakukan suatu kegiatan yang biasanya dilakukan oleh seorang pria. Contohnya, sekarang ini wanita ada yang menjabat sebagai presiden, bekerja sebagai pilot dan petani, menjadi seorang pembalap, serta kegiatan-kegiatan lain yang biasanya dilakukan oleh pria. Ini merupakan suatu hal yang menunjukkan bahwa kedudukan pria dan wanita adalah sederajat.

Ada banyak sebab martabat kaum perempuan dilecehkan. Salah satu sebabnya adalah stereotipyang diciptakan oleh media. Di zaman media ini, wanita sering distereotip dan dieksploitasi untuk suatu kepentingan yang lebih bersifat ekonomis atau entertainment (kesenangan). Ada pula beberapa kondisi yang sangat menyudutkan wanita. Contohnya, wanita tidak mempunyai kesempatan yang sama dengan kaum lelaki berkenaan dengan pendidikan, lapangan kerja, atau promosi. Apa yang dikatakan oleh pria dinilai lebih tinggi daripada yang dikatakan oleh wanita karena kedudukan dan martabat laki-laki lebih besar, serta beberapa kondisi lain yang sangat menyudutkan wanita. Kadangkala, banyak pria yang melakukan pelecehan seksual terhadap wanita, secara disengaja maupun tidak disengaja (hanya iseng). Masih banyak pria yang salah pengertian terhadap pelecehan seksual sehingga mereka tidak tahu dan tidak sadar bahwa mereka telah melakukan pelecehan seksual. Hal ini sebaiknya segera dihilangkan dengan cara meningkatkan peranan kaum wanita dan tentunya dengan kesadaran manusia agar tidak melakukan pelecehan seksual.

Banyak cara dapat kita lakukan untuk meningkatkan peranan kaum perempuan. Salah satu caranya adalah dengan adanya kesadaran dan kemauan kuat dari perempuanĀ  untuk membuat kedudukannya menjadi sederajatĀ  dengan pria. Misalnya, dengan membuktikan bahwa perempuan juga bisa melakukan kegiatan yang biasanya dilakukan oleh pria dan menunjukkan prestasi terbaik dari kegiatan tersebut. Hal seperti ini dapat mengurangi pandangan pria mengenai wanita yang dianggapnya sebagai makhluk lemah. Ada lagi cara yang lain, yaitu dengan memperjuangkan hak kaum wanita agar tidak direndahkan dan diremehkan oleh pria. Dengan menjunjung tinggi nilai Ketuhanan dan persamaan derajat antara pria dan wanita, niscaya kita dapat hidup dengan saling melengkapi dan menghormati, serta dapat melaksanakan tugas yang diberikan oleh Allah Bapa kepada kita, pria dan wanita, yaitu : hidup saling melengkapi, beranak cucu, serta melestarikan dan merawat lingkungan hidup di sekitar kita.

by : Aldora Nuary Wismianti (owner)


Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

*
= 5 + 9

»  Substance:WordPress   »  Style:Ahren Ahimsa