Pengertian Jurnal Sosiologi Internasional

PENGERTIAN JURNAL SOSIOLOGI INTERNASIONAL

Sebelum kita membahas mengenai arti dari jurnal sosiologi internasional itu sendiri, ada baiknya bila kita mengetahui lebih dulu apa yang dimaksud dengan jurnal.

Jurnal adalah alat untuk mencatat transaksi-transaksi yang terjadi diperusahaan yang dilakukan secara kronologis (berdasarkan urut waktu terjadinya) dengan menunjukan rekening yang harus didebet dan dikredit beserta jumlah rupiahnya masing-masing. Setiap transaksi yang terjadi dalam perusahaan, sebelum dibukukan kedalam buku besar, harus dicatat dahulu kedalam jurnal, oleh karena itu buku jurnal sering disebut buku catatan pertama (book of original entry).

Sedangkan, yang dimaksud dengan Jurnal Ilmiah adalah terbitan berkala yang berbentuk pamflet berseri berisi bahan yang sangat diminati orang saat diterbitkan . Bila dikaitkan dengan kata ilmiah di belakang kata jurnal dapat terbitan berarti berkala yang berbentuk pamflet yang berisi bahan ilmiah yang sangat diminati orang saat diterbitkan. (Buku Pegangan Gaya Penulisan, penyunting dan penerbitan Karya Ilmiah Pegangan Gaya Penulisan, Penyunting dan Penerbitan Karya Ilmiah Indonesia, karya Mien A. Rifai, Gajah Mada Uneversity, 1995, h.57-95).

Setelah mengetahui pengertian dasar tentang jurnal, sekarang kita beranjak ke dalam pengertian jurnal sosiologi internasional :

Didirikan pada tahun 1986 oleh International Sosiologi Association (ISA), International Sosiologi (ISS) adalah salah satu jurnal sosiologis pertama yang mencerminkan kepentingan penelitian dan suara komunitas internasional sosiologi. Perkembangan jurnal ini memberikan kontribusi dari berbagai bidang sosiologi, dengan fokus pada pendekatan internasional dan komparatif.
Saat ini Universitas di berbaggai wilayah Indonesia terus melakukan pengembangan jurnal sosiologi. Salah satunya adalah jurnal masyarakat yang digagas oleh mahasiswa Universitas Indonesia. Jurnal MASYARAKAT menjadi media informasi dan komunikasi dalam rangka pengembangan sosiologi di Indonesia. Redaksi MASYARAKAT mengundang para sosiolog, peminat sosiologi atau pemerhati ilmu sosial lainnya, dan para mahasiswa sosiologi untuk berdiskusi dan menulis secara bebas dan kreatif demi pengembangan sosiologi di Indonesia.
Jurnal MASYARAKAT terbit dua kali dalam setahun. Kriteria penulisan : merupakan karya sendiri maksimal 8.000 kata (tidak lebih dari 25 halaman A4, spasi tunggal), belum pernah dipublikasikan, dapat dipertanggungjawabkan secara akademis dan memiliki relevansi untuk diterbitkan. Artikel dapat berupa hasil penelitian, kertas kerja, ulasan teori atau metodologi, ulasan tentang kebijakan atau situasi sosial, dan referensi buku.

Jurnal Internasional Sosiologi, memungkinkan para peneliti berbahasa Inggris melakukan riset Sosiologi yang serius dari beberapa negara. Jurnal ini berfokus pada pembelajaran sosiologi makro dengan perhatian khusus pada perbandingan kerja dan riset antar-negara yang menggunakan data dari beberapa sumber seperti Badan Survey Dunia, Survey Sosial Eropa dan Program Survey Sosial Internasional. Didirikan pada tahun 1986 oleh International Sosiologi Association (ISA), International Sosiologi (ISS) adalah salah satu jurnal sosiologis pertama yang mencerminkan kepentingan penelitian dan suara komunitas internasional sosiologi. Perkembangan jurnal ini memberikan kontribusi dari berbagai bidang sosiologi, dengan fokus pada pendekatan internasional dan komparatif. Saat ini Universitas di berbagai wilayah Indonesia terus melakukan pengembangan jurnal sosiologi.

Kriteria Jurnal Internasional tersebut adalah antara lain :

1.       Bahasa yang digunakan adalah bahasa PBB (Inggris, Perancis, Spanyol, Arab, Cina)

2.      Pengelolaan naskah sedemikian rupa sehingga naskah yang diterima cepat terbit (rapid     review) dan ada keteraturan terbit

3.       Jurnal berkualitas (prestige), bisa dilihat dari daftar penelaah naskahnya dan Editorial Board-nya yaitu pakar di bidangnya dalam dan luar negeri

4.      Dibaca oleh banyak orang di bidangnya, bisa dilihat dari distribusi/peredarannya (circulation)

5.      Menjadi acuan bagi banyak peneliti (citation)

6.      Tercantum dalam Current Content dan sejenisnya (di PDII ada juga majalah abstrak yang disebut Fokus, tapi berbahasa Indonesia)

7.      Artikel yang dimuat berkualitas, bisa dilihat dari kemutakhiran topik dan daftar acuannya

8.      Penyumbang artikel/naskah berasal dari banyak negara

9.      Penelaah berasal dari banyak negara yang terkemuka di bidangnya

10.  Menawarkan off-prints/reprints

11.   Terbit teratur sesuai dengan jadwal yang ditentukan

12.   Penerbitan jurnal tidak terkendala oleh dana

13.   Bukan jurnal Jurusan, Fakultas, Universitas atau Lembaga yang mencerminkan derajat kelokalan.  Seyogyanya diterbitkan oleh himpunan profesi.

14.   Memberi kesempatan penulis artikel membaca contoh cetak

15.   Artikel yang dominan (kalau bisa > 80%), berupa artikel orisinil (hasil penelitian), bukan sekadar review atau ulasan

16.   Kadar sumber acuan primer >80%, derajat kemutakhiran acuan >80%

17.   Tersedia Indeks di setiap volume

18.   Ketersediaan naskah tidak  menjadi masalah. Angka penolakan ± 60%

Mempertimbangkan Impact Factor, yaitu”
Faktor ini dihitung tahunan.

Jumlah sitasi pada artikel yang dimuat di jurnal X
————————————————–
Jumlah artikel yang dimuat di jurnal X

Contoh Impact Factor beberapa jurnal pada tahun 1993:  Cell 37.192;
Nature 22.326;
EMBO Journal 13.208; Eur J Biochem 3.306; Appl Biochem Biotech 0.731.