SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
Definisi Antropologi
November 5th, 2010 by aldoranuary26

Antropologi ? hmmm mari kita coba definisikan :

Definisi ilmu antropologi…

Antropologi berasal dari kata Yunani άνθρωπος (baca: anthropos) yang berarti “manusia” atau “orang”, dan logos yang berarti ilmu. Antropologi mempelajari manusia sebagai makhluk biologis sekaligus makhluk sosial. (www.id.wikipedia.org)

Pada masa permulaan dari berdirinya negara kita ini, ada sarjana-sarjana yang mengira bahwa ilmu antropologi itu adalah suatu ilmu yang hanya meneliti suku-suku bangsa primitif saja, sehingga tidak cocok untuk suatu negara baru yang harus lebih memandang ke masa depannya daripada memperhatikan aspek-aspek terbelakang, primitif, dan statisnya. Konsep mengenai adanya bangsa-bangsa primitif atau alam pikiran primitif asal dari masa permulaan terjadinya ilmu antropologi yang dengan pandangan eropa-sentris bertujuan merekonstruksikan kembali taraf-taraf kuno dalam sejarah kebudayaan umat manusia atau yang bertujuan mengumpulkan keterangan untuk pemerintah-pemerintah kolonial. Mulai masa menjelang perang dunia II, ilmu antropologi telah berkembang pesat menjadi suatu ilmu yang berambisi untuk kemasyarakatan dan kebudayaan manusia zaman sekarang (Koentjaraningrat, 1969 : 108). Ilmu antropologi Indonesia yang cocok dengan kebutuhan Indonesia masa ini adalah suatu ilmu antropologi yang bisa meneliti dan menganalisa faktor-faktor sosial budaya yang berhubungan dengan usaha pembangunan negara kita masa ini. (Koentjaraningrat, 1969 : 109)

Menurut Koentjaraningrat, di bukunya yang berjudul Pengantar Ilmu Antropologi, Anthropologi berarti “ilmu tentang manusia” dan adalah suatu istilah yang sangat tua. Dalam perkembangan fase ke-3 dalam sejarah perkembangan antropologi, istilah itu mulai dipakai terutama di Inggris dan Amerika dalam arti yang sama dengan ethnologi, dalam arti pangkalnya. (Koentjaraningrat, 1981 : 11)

Namun, secara lebih luas antropologi diartikan sebagai salah satu cabang ilmu sosial yang mempelajari tentang budaya masyarakat suatu etnis tertentu. Antropologi lahir atau muncul berawal dari ketertarikan orang-orang Eropa yang melihat ciri-ciri fisik, adat istiadat, budaya yang berbeda dari apa yang dikenal di Eropa. Antropologi lebih memusatkan pada penduduk yang merupakan masyarakat tunggal, tunggal dalam arti kesatuan masyarakat yang tinggal pada daerah yang sama, antropologi mirip seperti sosiologi tetapi pada sosiologi lebih menitik beratkan pada masyarakat dan kehidupan sosialnya.

Beberapa para ahli mendefinisikan antropologi dengan pemikiran yang berbeda-beda namun masih dalam 1 konsep. Berikut definisi para ahli mengenai antropologi :

  • William A. Havilland : Antropologi adalah studi tentang umat manusia, berusaha menyusun generalisasi yang bermanfaat tentang manusia dan perilakunya serta untuk memperoleh pengertian yang lengkap tentang keanekaragaman manusia.
  • David Hunter : Antropologi adalah ilmu yang lahir dari keingintahuan yang tidak terbatas tentang umat manusia.
  • Koentjaraningrat : Antropologi adalah ilmu yang mempelajari umat manusia pada umumnya dengan mempelajari aneka warna, bentuk fisik masyarakat serta kebudayaan yang dihasilkan.

Dari definisi-definisi tersebut, dapat disusun pengertian sederhana antropologi, yaitu sebuah ilmu yang mempelajari manusia dari segi keanekaragaman fisik serta kebudayaan (cara-cara berprilaku, tradisi-tradisi, nilai-nilai) yang dihasilkan sehingga setiap manusia yang satu dengan yang lainnya berbeda-beda. (www.id.wikipedia.org)

Objek dari antropologi adalah manusia di dalam masyarakat suku bangsa, kebudayaan dan perilakunya. Ilmu pengetahuan antropologi memiliki tujuan untuk mempelajari manusia dalam bermasyarakat suku bangsa, berperilaku dan berkebudayaan untuk membangun masyarakat itu sendiri (www.organisasi.org). Untuk sub-sub bidang kajian antropologi sendiri dapat dikategorisasi menurut dua cara, yakni menurut masalah yang dipelajari (budaya dan fisikal) dan menurut kurun waktu terjadinya fenomena yang dipelajari (lampau dan sekarang). (www.awalbarri.wordpress.com)

Antropologi adalah suatu perspektif ilmiah (Achmad Fedyani S., 2005 : 13). Antropologi dapat dipandang ilmiah karena kajian ini meliputi kegiatan akumulasi pengetahuan yang sistem dan dapat dipercaya mengenai suatu aspek universal yang dilaksanakan melalui pengamatan empiris dan diinterpretasi dalam konteks antar hubungan konsep-konsep yang lebih disukai bagi pengamatan empiris (Achmad Fedyani S., 2005 : 15). Antropologi adalah suatu subjek dimana teori memiliki kedudukan yang sangat penting. Antropologi juga sering kali dianggap sebagai teori yang terikat dengan praktik. Ada 4 cabang besar dalam antropologi, yaitu :

1.      Antropologi Biologi : kajian mengenai biologi manusia, khususnya dalam kaitannya dengan antropologi yang dikonsepsikan secara luas – suatu ilmu manusia

2.      Arkeologi : subdisiplin yang erat terkait

3.      Antropologi Linguistik : bagian dari kajian mengenai bahasa, tapi khususnya yang terkait dengan keanekaragaman.

4.      Antropologi Budaya : subdisiplin pengertian yang paling luas, bidang kajian ini meliputi kajian keanekaragaman kebudayaan, upaya mencari unsur-unsur budaya universal, mengungkap struktur sosial, interpretasi simbiolisme, dan berbagai masalah terkait. (Achmad Fedyani S., 2005 : 20-21)

semoga post ini bisa sedikit membantu untuk lebih mengetahui arti antropologi lewat definisinya… :)

(diambil dari berbagai sumber)


Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

*
= 5 + 2

»  Substance:WordPress   »  Style:Ahren Ahimsa